Rabu, 25 Februari 2026

Tindak Laporan 110, Polsek Cisoka Polresta Tangerang Bubarkan Remaja Diduga Hendak Perang Petasan

Respons cepat ditunjukkan jajaran Polresta Tangerang. Personel Polsek Cisoka sigap menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110. Isi laporan terkait dugaan aksi perang petasan di Kampung Selapajang, Desa Selapajang, Kecamatan Cisoka, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolsek Cisoka Iptu Aditya Surya Sakti menerangkan, informasi tersebut diterima piket fungsi Polsek Cisoka pada dini hari. Tanpa menunggu lama, petugas langsung bergerak menuju lokasi. 

"Petrugas langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan situasi dan mencegah potensi gangguan kamtibmas," kata Aditya. 

Dia memang, setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati kerumunan remaja yang diduga hendak melakukan perang petasan. Aparat kemudian membubarkan kerumunan tersebut secara persuasif dan humanis. Hal itu dilakukan guna mencegah terjadinya aksi yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun warga sekitar.

"Kami juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar bersama-sama mengawasi lingkungan dan mencegah anak-anak remaja terlibat dalam kegiatan serupa," ujarnya. 

Aditya  menegaskan, setiap laporan yang masuk melalui layanan 110 akan ditindaklanjuti secara cepat. Hal itu, kata dia, sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban, terutama pada jam-jam rawan di bulan Ramadan. 

Aditya menambahkan, perang petasan bukan hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berisiko menimbulkan cedera dan kerusakan lingkungan. Dia pun menyebut, peran para orang tua dan masyarakat sangat penting untuk mengingatkan anak-anak agar tidak melakukan aktivitas berbahaya.

"Mari kita jaga lingkungan tetap aman dan kondusif," tambahnya.

Langkah cepat tersebut juga merupakan implementasi arahan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, yang menekankan agar seluruh jajaran responsif terhadap setiap pengaduan masyarakat. Serta meningkatkan patroli preventif, khususnya pada malam hingga dini hari.

Dengan pembubaran tersebut, situasi di wilayah Cisoka kembali aman dan terkendali. Kepolisian memastikan patroli dan pengawasan akan terus ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Share:

Operasi SAR Kecelakaan KM Marina 7 Resmi Dihentikan, Dua Korban dinyatakan Hilang

Operasi SAR terhadap kecelakaan kapal nelayan KM Marina 7 yang terbakar di perairan barat Pulau Ular, Kecamatan Ciwandan, Provinsi Banten, resmi dihentikan pada Rabu, 25 Februari 2026.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, S. Sos menyampaikan bahwa upaya pencarian terhadap dua korban atas nama Rendi dan Ahmad, yang merupakan Anak Buah Kapal (ABK), telah dilakukan secara maksimal dan intensif selama tujuh hari berturut-turut. Namun hingga hari terakhir operasi, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Dalam pelaksanaan operasi SAR, berbagai unsur dan alutsista telah dikerahkan, termasuk KN SAR 247 Tetuka serta RIB 02 Banten untuk melakukan penyisiran di area perairan sesuai dengan peta prediksi arah hanyut korban (SAR Map). Pencarian dilakukan melalui penyapuan laut secara menyeluruh, baik pada jalur utama maupun area yang berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.

Meski demikian, hasil evaluasi akhir menyimpulkan bahwa seluruh upaya pencarian belum membuahkan hasil, sehingga sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), operasi SAR dinyatakan ditutup dan dilanjutkan dengan status pemantauan.

BASARNAS melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban yang belum ditemukan serta mengimbau kepada masyarakat dan para pelaut agar segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban di kemudian hari.
Share:

Sigap Respons Laporan Masyarakat, Polresta Tangerang Bubarkan Aksi Balap Lari Jelang Sahur

Respons sigap ditunjukkan personel Polresta Tangerang saat membubarkan kerumunan massa yang diduga akan menggelar aksi balap lari di kawasan Alun-Alun Tigaraksa, Puspemkab Tangerang, Rabu (25/2/2026) dini hari. 

"Kegiatan yang dibubarkan adalah balap lari antarindividu dan bukan balap liar menggunakan kendaraan bermotor," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah. 

Namun meski tanpa kendaraan, aktivitas tersebut tetap dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum. Serta membahayakan keselamatan peserta maupun pengguna jalan lainnya. Arena yang digunakan juga merupakan jalan umum kendaraan. 

"Sehingga kami bubarkan demi keamanan, kenyamanan, dan keselamatan semua," ujar Indra Waspada. 

Dia menerangkan, informasi adanya kerumunan massa di lokasi diterima saat piket fungsi yang tengah melaksanakan patroli rutin. Mendapat informasi itu, petugas angsung bergerak menuju titik yang dimaksud untuk melakukan pengecekan.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati sejumlah orang berkumpul di badan jalan. Aparat kemudian memberikan imbauan secara persuasif agar massa membubarkan diri. Serta tidak melaksanakan kegiatan balap lari yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

"Kerumunan akhirnya membubarkan diri secara tanpa adanya perlawanan maupun insiden," ucap Indra Waspada. 

Indra Waspada menegaskan, setiap bentuk aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, terlebih dilakukan pada dini hari di ruang publik, akan ditindak secara humanis namun tegas. Hal itu sebagai upaya menciptakan keamanan dan kenyamanan di bulan Ramadan. 

Menurut Indra Waspada, meski bukan balap liar kendaraan bermotor, tetapi balap lari yang dilakukan di badan jalan pada dini hari tetap berisiko.

"Bisa mengganggu pengguna jalan lain dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan," ujarnya.

Dia menambahkan, kehadiran polisi di lapangan merupakan bentuk komitmen dalam menjaga ruang publik tetap aman dan tertib, terutama pada jam-jam rawan.

Dia menambahkan, petugas tetap mengedepankan langkah persuasif dan preventif. Tujuannya bukan semata membubarkan, tetapi mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini. 

"Kami mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan energi dan hobi pada kegiatan positif dan terorganisir," tegasnya.
Share:

Melalui Rakor Lintas Sektoral, Kapolda Banten Optimalkan Sinergi Pengamanan Idul Fitri 1447 H



Serang – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Ketupat Maung-2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026 di wilayah hukum Polda Banten yang digelar di Aula Gawe Kuta Baluwarti Polda Banten, Rabu (25/02).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi yang mewakili Gubernur Banten, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, para Pejabat Utama Polda Banten, Kapolres/Ta jajaran, serta unsur TNI dan instansi terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolda Banten menyampaikan bahwa pengamanan Idul Fitri bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan tugas besar yang memerlukan perencanaan matang dan sinergi lintas sektoral. “Perayaan Idul Fitri bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga telah menjadi tradisi sosial masyarakat yang memicu mobilitas secara masif di seluruh wilayah. Oleh karena itu, pengamanan arus mudik merupakan tugas besar yang memerlukan perencanaan dan koordinasi secara komprehensif,” ujar Kapolda Banten. 

Ia menambahkan bahwa capaian positif pengamanan tahun sebelumnya harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada tahun 2026. “Berdasarkan hasil survei, 92 persen masyarakat menyatakan puas terhadap penyelenggaraan arus mudik tahun lalu. Capaian ini harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk melaksanakan pengamanan tahun 2026 dengan lebih baik, lebih terpadu, dan lebih profesional,” tambahnya.

Kapolda Banten juga menyoroti sejumlah potensi permasalahan yang perlu diantisipasi bersama, mulai dari kepadatan di pelabuhan, keterbatasan armada penyeberangan, hingga pelanggaran lalu lintas dan potensi gangguan kamtibmas. “Saya meminta seluruh instansi terkait untuk meningkatkan koordinasi, memperkuat pengawasan lapangan, dan melaksanakan penegakan hukum secara tegas namun tetap humanis, agar seluruh rangkaian pengamanan mudik dapat berjalan aman, lancar, serta memberikan jaminan keselamatan dan kenyamanan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat Maung-2026 sangat bergantung pada sinergi dan kolaborasi seluruh pihak. “Pengamanan Idul Fitri tidak dapat dilaksanakan secara parsial atau sektoral. Diperlukan sinergi, koordinasi, dan kolaborasi yang erat antar seluruh instansi terkait. Dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, kita optimistis masyarakat dapat merayakan Idul Fitri 1447 H dalam suasana yang aman, nyaman, dan kondusif,” tegasnya.

Selain itu, Kapolda Banten menekankan bahwa berdasarkan analisis dan evaluasi yang telah dilakukan terdapat lima aspek penting yang harus menjadi perhatian bersama dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Maung-2026, yaitu: 
1. Pengamanan Idul Fitri tidak dapat dilaksanakan secara parsial atau sektoral, melainkan memerlukan sinergi, koordinasi, dan kolaborasi yang erat antar seluruh instansi terkait;
2. Sistem lalu lintas dan angkutan jalan memiliki peran strategis sehingga kerusakan jalan, penyempitan jalur (bottle neck), serta ketidakseimbangan antara volume kendaraan dan kapasitas infrastruktur harus diantisipasi sejak dini guna menjaga konektivitas transportasi darat, laut, dan udara; 
3. Polri telah mengidentifikasi berbagai potensi ancaman seperti curat, curas, curanmor, potensi terorisme, kejahatan di kawasan wisata, aksi kekerasan oleh kelompok tertentu, penggunaan petasan berlebihan, hingga potensi intoleransi berbasis agama yang harus ditangani secara tegas namun tetap humanis;
4. Kepadatan dan antrean kendaraan di area pelabuhan berdampak terhadap stabilitas perekonomian dan kelancaran distribusi kebutuhan pokok serta berpotensi menimbulkan tindak pidana sehingga memerlukan penanganan terpadu melalui penguatan koordinasi lintas instansi; 
5. Penyediaan titik-titik pelayanan baik stasioner maupun mobile seperti rest area, layanan kesehatan, fasilitas MCK, dan penyediaan BBM perlu terus ditingkatkan, termasuk melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem penjualan tiket dan pemantauan arus lalu lintas secara real time guna mewujudkan kamtibcar lantas yang aman dan optimal bagi masyarakat. 

Diakhir Kapolda Banten Menekankan agar seluruh jajaran dan stakeholder meningkatkan soliditas, memperkuat koordinasi lintas sektoral, serta memastikan setiap rencana yang telah disusun dapat diimplementasikan secara maksimal di lapangan, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat Maung-2026 berjalan aman, lancar, dan sukses serta masyarakat dapat merayakan Idul Fitri 1447 H dengan aman dan nyaman. (Bidhumas).
Share:

Sekjen PW Fast Respon Sebut Kedekatan Agus Flores Dengan Petinggi Mabes Polri, Tak Membuatnya Arogan

Jakarta – Sekretaris Jenderal Perkumpulan Wartawan Fast Respon (PW FRN), Imam Rahmat, mengungkapkan bahwa kedekatan Ketua Umum PW Fast Respon, Agus Flores, dengan sejumlah petinggi Mabes Polri dan pejabat negara merupakan fakta. Namun, menurutnya, relasi tersebut tidak membuat Agus Flores bersikap arogan dalam memimpin organisasi.

Hal itu disampaikan Imam Rahmat di Jakarta saat memberikan keterangan terkait kepemimpinan Agus Flores di tubuh organisasi PW Fast Respon. Ia menegaskan bahwa dirinya mengetahui secara langsung komunikasi antara ketua umum dengan sejumlah petinggi di Mabes Polri maupun pejabat negara.

“Saya bisa bicara seperti ini karena saya mengetahui bahkan menyaksikan ketika ketua umum saya, Agus Flores, berkomunikasi secara langsung,” ujar Imam.

Menurut Imam, gaya kepemimpinan Agus Flores justru dikenal bersahaja meski memiliki kedekatan dengan kalangan pejabat tinggi. Ia menyebut, dalam menjalankan roda organisasi, Agus Flores tetap mengedepankan sikap rendah hati dan tidak menunjukkan sikap arogan.

Selain menyinggung kedekatan dengan petinggi institusi negara, Imam juga menceritakan pengalaman Agus Flores saat berkunjung ke Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Dalam kunjungan tersebut, Agus disebut dapat menyentuh patung Kunto Bimo yang berada di kompleks candi.

Imam mengaku merasa heran atas peristiwa tersebut. Ia menyebut tidak semua pengunjung dapat menyentuh patung yang dimaksud. Menurutnya, hal itu menjadi salah satu bukti bahwa Agus Flores merupakan trah Brawijaya V Majapahit.

“Tidak semua pengunjung di sana dapat menyentuh Patung Kunto Bimo di Borobudur kalau memang bukan trah dari kerajaan, tetapi ketua umum saya dapat menyentuhnya,” terangnya.

Dalam hal ini Imam juga menyebut bahwa Ketua Umum PW Fast Respon Agus Flores tersebut tidak ingin nama besarnya maupun kedekatan dengan beberapa petinggi negara dipublikasikan.
Share:

Selasa, 24 Februari 2026

POLRES SERANG GELAR PATROLI KRYD SERENTAK, ANTISIPASI KERAWANAN RAMADHAN 2026

Serang – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama Bulan Suci Ramadhan 2026, Polres Serang bersama jajaran Polsek melaksanakan kegiatan Patroli KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) secara serentak di seluruh wilayah hukum Polres Serang, Selasa (24/02/2026) malam.

Kegiatan dimulai pukul 23.15 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H. sebagai penanggung jawab kegiatan.

• Sasaran Patroli

Patroli difokuskan pada antisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas selama Ramadhan, antara lain:

• Sasaran Patroli

Patroli difokuskan pada antisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas selama Ramadhan, antara lain:

Kejahatan C3 (Curat, Curas dan Curanmor)

• Tawuran dan perang sarung

• Balap liar dan balap lari

• Geng motor

• Premanisme

• Peredaran miras

Sajam dan penyakit masyarakat lainnya

Pola dan Rute Patroli

Patroli dilaksanakan secara mobile dan dialogis dengan rute menyasar titik rawan, pemukiman, pusat keramaian, perbankan, pertokoan modern, SPBU, hingga perbatasan wilayah Kabupaten Serang – Kabupaten Lebak.

Selain Polres Serang, kegiatan juga dilaksanakan oleh seluruh Polsek jajaran, yaitu:

• Polsek Tirtayasa

• Polsek Kopo

• Polsek Cikande

• Polsek Pontang

• Polsek Jawilan

• Polsek Kragilan

• Polsek Cikeusal

• Polsek Ciruas

• Polsek Pamarayan

Patroli dilaksanakan dengan metode Blue Light Patrol dan patroli gabungan bersama unsur TNI dan Satpol PP di beberapa wilayah.

Hasil Kegiatan

Berdasarkan hasil patroli yang dilaksanakan hingga dini hari:
Tidak ditemukan tindak pidana maupun kejadian menonjol.

• Tidak terdapat aksi tawuran, balap liar maupun aktivitas geng motor.

• Situasi seluruh wilayah hukum Polres Serang terpantau aman, kondusif dan terkendali.

Kapolres Serang AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan KRYD akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan selama bulan Ramadhan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah.

menjalankan ibadah.

“Polres Serang berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas selama bulan suci Ramadhan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” tegas Kapolres.

Polres Serang memastikan kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai wujud nyata perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
Share:

Polda Banten Fasilitasi Restorative Justice, Kasus Laka Lantas di Pandeglang

Serang – Polda Banten sampaikan perkembangan penanganan perkara terkait kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan seorang anak meninggal dunia di Kabupaten Pandeglang. 

Kegiatan ini dipimpin Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, Didampingi Kasatlantas Polres Pandeglang AKP Burhanudin Surya Muhammad, Pengacara pengemudi Ojek pengacara Raden Elang Mulyana dan pengacara Ayi Erlangga. 

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli menyampaikan bahwa peristiwa tersebut melibatkan kendaraan roda empat Suzuki XL7 mobil Siaga Desa dengan sepeda motor Honda Revo. “Dalam peristiwa tersebut, penumpang sepeda motor atas nama KR (11) meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Maruli di Aula Ditreskrimum Polda Banten pada Kamis (25/02). 

Selanjutnya, Maruli menjelaskan bahwa setelah melalui proses komunikasi dan musyawarah, seluruh pihak yang terlibat sepakat untuk menyelesaikan perkara tersebut secara kekeluargaan. “Perdamaian antara pihak korban (pelapor) dan pihak terlapor dilaksanakan pada Selasa, 24 Februari 2026 sekitar pukul 20.00 WIB, yang prosesnya difasilitasi oleh penyidik Polres Pandeglang. Sehari setelahnya, pada Rabu 25 Februari 2026 pukul 09.00 WIB, kedua belah pihak secara resmi mengajukan permohonan penyelesaian perkara melalui mekanisme Restorative Justice kepada penyidik. Permohonan tersebut dilengkapi dengan surat pernyataan hasil musyawarah, permohonan Restorative Justice dari kedua pihak, serta pencabutan laporan dari pihak korban,” jelasnya.

Lebih lanjut, Maruli mengatakan bahwa pengajuan tersebut mengacu pada ketentuan Pasal 79 sampai dengan Pasal 84 KUHAP  UU Nomor 20 tahun 2025. "Dengan adanya surat permohonan Restorative Justice, maka penyidik Satlantas Polres Pandeglang akan menindak lanjuti segera memperoses permohonan Restorative Justice, dan menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP2Lidik)," katanya. 

Diwaktu yang sama, Pengacara pengemudi Ojek Raden Elang Mulyana menyampaikan ucapan terimakasih kepada Polda Banten dan Polres Pandeglang. “Terima kasih kepada Polda Banten dan Polres Pandeglang yang telah mengawal proses hukum perkara ini secara profesional hingga difasilitasi penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice,” ujarnya. 

Diakhir, Kabidhumas Polda Banten menyampaikan bahwa pihaknya memahami besarnya perhatian publik terhadap peristiwa tersebut. “Kami memahami perhatian publik terhadap peristiwa ini. Namun kami mengajak masyarakat untuk bijak dalam menyikapi informasi yang beredar dan memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum dalam menangani perkara ini secara objektif,” tutup Maruli. (Bidhumas)
Share:

Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Melaksanakan Giat Quick Respon Laporan 110

Lebak – Gercep anggota Polsek Rangkasbitung Polres Lebak,AIPTU Terry.MS, AIPDA Wisnu Eko dan BRIGPPL Imam Solichin,melaksanakan giat Quick Respon Laporan 110 ,terkait adanya konvoi sejumlah pemuda di depan alfamidi super Rangkasbitung.

Di Jalan RT.Hardiwinangun, Kelurahan Rangkasbitung Barat,Kecamatan Rangkasbitung,Kabupaten Lebak.Selasa malam 24 Februari 2026,pukul.21.51 Wib.

Setelah dilakukan pengecekan,konvoi tersebut dari sporter Persija yang sedang merayakan kemenangan, selanjutnya anggota Polsek Rangkssbitung memberikan himbauan dan edukasi kamtibmas kepada sporter Persija  agar ikut menjaga kamtibmas di wilkum Polsek Rangkasbitung Polres Lebak.

Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Herfio Zaki,.S.I.K,M.H,melalui Kapolsek Rangkasbitung AKP Adi Irawan,.SH, mengatakan.

“Ya,malam ini kita peeintahkan kepada anggota polsek Rangkasbitung untuk melakasnakan giat pengecekan konvoi sejumlah pemuda hasil dari laporan 110,setelah di lakukan pengecekan teryata konvoi seporter Persija yang sedang merayakan kemenangan.

“Sekaligus kita juga dari Polsek Rangkasbitung memberikan himbauan dan edukasi Kamtibmas kepada sporter Persija,agar ikut menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Rangkasbitung Polres Lebak,"ujar Kapolsek Rangkasbitung.
Share:

Kapolsek Cipocok Jaya Polresta Serang Kota Dalam Rangka Safari Ramadhan Tingkat Muspika Kecamatan Cipocok Jaya

Serang kota - AKP juwandi, S.H. Selaku Kapolsek Cipocok Jaya bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Karundang Bripka Wily Wardani mengikuti kegiatan Safari Ramadhan dengan berbuka dan sholat tarawih bersama muspika di Masjid Al Izabah Lingk. Karundang Lor Kel. Karundang Kec. Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu (25/02/26).

Dalam kegiatan Safari Ramadhan tersebut dihadiri oleh Sekmat Cipocok Jaya Linin, S.E, Kapolsek Cipocok Jaya AKP Juwandi, S.H, Lurah Karundang Teguh Martajaya, S.Par, Penceramah Ust.Hudallah, Bhabinkamtibmas Bripka Willy Wardani, Babinsa Kel. Karundang Sertu Asep, tokoh masyarakat, pemuda dan warga masyarakat Lingkungan Karundang.

Kegiatan Safari Ramadhan ini selain beribadah untuk mendapatkan pahala dari Allah SWT,  juga sebagai forum silaturahmi korkopincam kecamatan Cipocok Jaya terhadap Desa, Ulama, tokoh masyarakat, pemuda dan masyarakat pada umumnya. Serta sebagai penyampaian komunikasi kepada masyarakat, seperti sambutan Camat Cipocok Jaya penyampaian Program-program pembangunan, Kapolsek Cipocok Jaya menyampaikan himbauan kamtibmas, dan kepala KUA menyampaikan kewajiban tentang zakat.

Kapolresta Serkot Kombes Pol. Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Cipocok Jaya Akp Juwandi, S.H.,  mengatakan, bahwa kegiatan Sholat Tarawih berjamaah bersama warga binaan merupakan salah satu upaya mendekatkan diri kepada masyarakat, sehingga terjalin komunikasi yang baik serta mudah dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kemasyarakatan dengan harapan Ibadah dapat, silaturahmi dengan masyarakat juga bisa berjalan”.

Humas
Share:

Kegiatan Tadarus Al-Qur'an 1 hari 1 Juz oleh Personel Polresta Serkot di Masjid Nurul Hukkam

Serang kota - Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, personel Polresta Serang Kota melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur’an 1 Hari 1 Juz yang bertempat di Masjid Nurul Hukkam pada Rabu, 25 Februari 2026.

Kapolresta serkot Polda Banten Kombes Pol. Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H.,  melalui Kabag Sdm Kompol Detti Ratnasari, S.H., mengajak personel melaksanakan kegiatan tadarus ini dilaksanakan secara bersama-sama dengan penuh khidmat dan kekhusyukan. 

Program 1 Hari 1 Juz tersebut merupakan bagian dari pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) guna membentuk karakter personel yang religius, humanis, serta berintegritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh personel dapat meningkatkan kualitas keimanan, memperkuat mental spiritual, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kekompakan di lingkungan kerja.

Polresta Serang Kota berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan pembinaan rohani secara rutin sebagai wujud pembentukan personel Polri yang Presisi, berakhlak mulia, dan profesional dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Humas
Share:

Operasi SAR Hari Keenam KM Marina 7 Masih Nihil, Dua ABK Dalam Pencarian

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten kembali melanjutkan Operasi Search and Rescue (SAR) hari keenam terhadap kecelakaan kapal nelayan KM Marina 7 yang terbakar di perairan barat Pulau Ular, Kecamatan Ciwandan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Selasa (24/2/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian tersebut melibatkan total 31 orang korban, dengan rincian 28 orang selamat, 1 orang meninggal dunia, dan 2 orang masih dalam pencarian (DP). Dua korban yang hingga kini belum ditemukan masing-masing bernama Rendi dan Ahmad, keduanya merupakan Anak Buah Kapal (ABK).

Pada pelaksanaan Operasi SAR H.6, Tim SAR Gabungan memulai briefing pencarian pada pukul 07.00 WIB dengan luas area pencarian mencapai 116 Nautical Mile (NM²). Pencarian dilakukan menggunakan pola creeping sejauh 94 NM dengan jarak antar lintasan 0,5 NM, serta didukung pengoperasian Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 untuk menyisir area perairan.

Hingga pelaksanaan debriefing dan evaluasi pada pukul 17.00 WIB, hasil pencarian masih nihil. Oleh karena itu, operasi SAR diputuskan untuk dilanjutkan kembali pada Rabu (25/2/2026) pukul 07.00 WIB.

Selain upaya pencarian langsung di laut, Tim SAR Gabungan juga melakukan koordinasi dengan Vessel Traffic Service (VTS) Merak guna menyebarkan E-Broadcast kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda korban. Koordinasi juga dilakukan dengan Kantor SAR Jakarta untuk pemantauan wilayah Kepulauan Seribu yang berpotensi menjadi arah hanyut korban sesuai SAR Map.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Unit Siaga SAR Pandeglang, Unit Siaga SAR Merak, VTS Merak, Polairud Polda Banten, serta BPBD Kabupaten Serang. Sementara itu, alutsista dan peralatan yang digunakan meliputi Rescue Car, RIB 02 BTN, peralatan SAR air, medis, komunikasi, serta peralatan pendukung lainnya.

Kondisi cuaca selama pelaksanaan operasi terpantau berawan dengan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1 meter, sehingga masih memungkinkan untuk dilaksanakan upaya pencarian secara optimal.

BASARNAS melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pencarian secara maksimal hingga seluruh korban berhasil ditemukan. (Humas/Rose)
Share:

Cegah Terjadinya Aksi Balap Liar dan Tawuran, Polsek Pontang Menggelar Patroli Sasar Sejumlah Titik Rawan

Serang – Dalam rangka menindaklanjuti atensi pimpinan terkait pencegahan gangguan kamtibmas serta aksi balap liar dan tawuran, personil Polsek Pontang melaksanakan patroli di Jalan Raya pontang Banten lama. Senin, 23/02/26

Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 WIB tersebut menyasar sejumlah titik rawan dijadikan lokasi berkumpulnya remaja pada jam-jam tertentu.
Tak hanya itu, Personel melakukan patroli dialogis serta pemantauan situasi guna mengantisipasi potensi aksi geng motor, balap liar, maupun bentuk kenakalan remaja lainnya yang dapat mengganggu ketertiban umum.
"Dalam pelaksanaannya, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat dan para remaja yang ditemui di sekitar lokasi agar tidak terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum serta turut menjaga situasi tetap aman dan kondusif," kata Kapolsek Pontang AKP Muklas.

Adapun hasil yang dicapai dari kegiatan tersebut antara lain meningkatnya rasa aman di wilayah hukum Polsek Pontang Polres Serang, terwujudnya pelayanan prima kepada masyarakat, serta sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam mencegah gangguan kamtibmas.

Secara umum, situasi selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif.
Share:

Bhabinkamtibmas Polsek Kresek, Dukung Program Pemerintah Terkait Ketahanan Pangan


Kab. Tangerang-Bhabinkamtibmas Polsek Kresek Aipda Deddi bersama Kelompok Tani Desa Gunung Kaler Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan pemantauan pertumbuhan Jagung Hybrida di Desa Gunung Kaler Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang, Selasa (24/02/2026)

Polsek Kresek Polresta Tangerang sangat aktif mendukung upaya Pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Commander Wish Kapolresta Tangerang, yakni Gerakan Wangsakara "Parakan Ketapang", yang fokus pada pemantauan dan pendampingan kegiatan pertanian di wilayah hukumnya.

Dalam kesempatannya, Aipda Deddi menerangkan bahwa Program Tanam Jagung serentak ini merupakan program unggulan Bapak Presiden terkait swasembada pangan. Oleh karena itu kami berharap adanya kerja sama yang baik antar pemerintah dan masyarakat, khususnya komunitas tani, ucapnya

Bhabinkamtibmas Polsek Kresek juga mengajak semua pihak bicara bersama untuk mendapatkan masukan untuk program itu. Dia menyebut, upaya mewujudkan swasembada pangan merupakan perjalanan yang panjang dan akan terus berkesinambungan.
Share:

Arsip